Blog Item

Informasi berita terbaru mengenai perkembangan daerah

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Mulai Revitalisasi BLK, Menteri Ketenagakerjaan RI Letakkan Batu Pertama

Sumbawa Barat — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) resmi memulai revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat melalui kegiatan peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026. Peletakan batu pertama tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., sebagai penanda dimulainya pembangunan BLK KSB yang berorientasi pada penguatan pelatihan vokasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, Darmawansyah, S.T., M.Si., dan Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, Indra, S.H., M.H., Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Ketua, Wakil Ketua, serta jajaran anggota DPRD KSB, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Kapolres Sumbawa Barat, Sekretaris Daerah KSB, perwakilan Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, perwakilan PT Amman Mineral, dan perwakilan United Tractor (UT) School. 

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. menyampaikan bahwa revitalisasi BLK merupakan langkah strategis dan menjadi momen awal dari perencanaan besar Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam pengembangan pelatihan vokasi. Revitalisasi tersebut tidak hanya sebatas pemindahan lokasi BLK lama ke lokasi baru, tetapi juga mencakup pembaruan program, sistem, serta jenis pelatihan vokasi yang akan dilaksanakan.

Bupati menjelaskan bahwa BLK KSB dirancang memiliki dua kampus. Kampus pertama memiliki luas 4,5 hektare, sementara kampus praktik (kampus kedua) berlokasi di Kecamatan Jereweh dengan luas sekitar 5 hektare. Pada tahap pertama pembangunan, peletakan batu pertama dilakukan pada bangunan yang pemanfaatannya akan dikerjasamakan dengan UT School. 

“Sesuai dengan nota kesepahaman yang telah ditandatangani, setelah bangunan fisik selesai dibangun, UT School akan melaksanakan pelatihan yang berorientasi pada penempatan kerja ke anak-anak perusahaan yang berafiliasi dengan United Tractor kepada angkatan kerja di KSB,” jelas Bupati.

Bupati menambahkan, kerja sama tersebut mendapat dukungan penuh dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, baik dari sisi penyediaan instruktur, pengembangan program pelatihan, maupun bentuk dukungan lainnya. Dukungan ini diharapkan mampu mendorong BLK KSB menjadi BLK yang strategis, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Selain pelatihan yang berorientasi pada sektor pertambangan, BLK KSB juga akan mengembangkan kelas-kelas klasikal yang membuka peluang kerja di sektor lain, termasuk penyiapan tenaga kerja migran. Pemerintah daerah akan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dan vendor yang memiliki akses penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke negara-negara tertentu sesuai dengan kebutuhan keterampilan.

“Pelatihan akan dilakukan mulai dari peningkatan keterampilan hingga penempatan kerja. Kami juga sudah menyusun kebijakan bahwa pembiayaan dari pelatihan sampai penempatan kerja akan diformulakan melalui kerja sama dengan bank daerah sehingga akan meringankan PMI yang berminat ke luar negeri dengan skill tertentu. Ini kami siapkan di tahun ini,” ungkap Bupati.

Pada tahap pertama revitalisasi BLK, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat telah mengalokasikan anggaran hampir Rp20 miliar untuk pembangunan asrama, gedung pengelola, ruang kelas klasikal, serta fasilitas pelatihan yang dikerjasamakan dengan UT School. Bupati berharap operasional BLK KSB dapat diresmikan pada 20 November 2026.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa revitalisasi BLK KSB merupakan momentum penting dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi salah satu solusi strategis dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing.

Menteri Ketenagakerjaan mengungkapkan bahwa Presiden Republik Indonesia telah mengarahkan agar pelatihan vokasi di seluruh Indonesia terus dioptimalkan. Keberadaan BLK tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dalam negeri, tetapi juga untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap bekerja di luar negeri.

“Presiden memiliki visi agar Indonesia mampu mengirim hingga 500 ribu tenaga kerja ke luar negeri. Tentu hal ini membutuhkan persiapan bahasa, keterampilan, serta kompetensi kerja yang jelas. Di sisi lain, kebutuhan tenaga kerja dalam negeri juga sangat spesifik, baik untuk sektor pariwisata, hilirisasi industri, hingga sektor-sektor strategis lainnya. Di sinilah peran BLK menjadi sangat penting,” jelasnya.

Menteri Ketenagakerjaan menyatakan kesiapan kementeriannya untuk mendukung penuh pembangunan dan pengembangan BLK KSB. Ia juga berharap BLK KSB dapat menjadi salah satu percontohan BLK yang dikelola secara profesional melalui kolaborasi dengan industri setempat.

“BLK KSB diharapkan mampu melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi tersertifikasi, termasuk kompetensi kewirausahaan, inovasi, serta keterampilan baru seperti Information Technology (IT), digital marketing, web development, dan Artificial Intelligence (AI) . Ini adalah kompetensi masa depan yang harus mulai disiapkan. Dan inilah peran strategis dari adanya suatu BLK,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat atas kuatnya kolaborasi lintas sektor yang terbangun. Menurutnya, kekompakan dan sinergi yang ditunjukkan merupakan modal besar bagi Kabupaten Sumbawa Barat untuk maju dan menjadi salah satu kabupaten percontohan di Indonesia. (nqf/Diskominfo KSB)


Tags

 

About Us

Dengan terbentuknya PPID dan PLID, pemohon informasi sesuai dengan haknya dapat memperoleh informasi publik yang dihasilkan oleh Pemerintah KSB sesuai dengan ketentuan UU No. 14 Tahun 2008.


Jam Pelayanan

Waktu pelayanan PPID dilakukan dari Senin s/d Jumat mulai pukul 08.00 - 16.00 WITA. Informasi akan diberikan paling lama dalam waktu 10 (sepuluh) hari kerja dan dapat diperpanjang paling lambat 7 (tujuh) hari kerja berikutnya dengan memberikan dengan memberikan alasan secara tertulis.


Address

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat
Komplek KTC - Taliwang
Sumbawa Barat, NTB 84452
P: (0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765

Newsletter


Our Location