Blog Item

Informasi berita terbaru mengenai perkembangan daerah

Wagub NTB Kunjungan Kerja ke Sumbawa Barat, Ajak Remaja Jadi Generasi Kuat dan Terlindungi

Sumbawa Barat— Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP, yang akrab disapa Umi Dinda, mengajak para remaja di Kabupaten Sumbawa Barat untuk berani melindungi diri dan bersikap bijak di era keterbukaan informasi. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Fisik dan Seksual pada Anak serta Pendewasaan Usia Perkawinan, yang berlangsung di SMAN 1 Taliwang, Kamis (30/10).

‎Kunjungan kerja ini menjadi ajang penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan lembaga pendidikan dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap isu perlindungan anak dan pendewasaan usia perkawinan.

‎Kegiatan ini merupakan kerja sama antara BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) Provinsi NTB dan TP. PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Provinsi NTB, yang dihadiri oleh Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi dan Kabupaten, Ketua TP. PKK Kabupaten Sumbawa Barat, organisasi wanita, serta kepala SMA dan SMK se-KSB.

‎Dalam arahannya, Umi Dinda menyoroti masih kuatnya anggapan tabu terhadap pendidikan seksual di kalangan masyarakat. Padahal, menurutnya, keterbukaan informasi dan pengaruh media menuntut orang tua dan pendidik untuk memberikan bimbingan yang tepat.

‎“Isu ini menjadi momok bagi setiap orang tua. Pendidikan seksual sering dianggap tabu, padahal anak-anak perlu diarahkan dan diedukasi agar tidak mudah terpengaruh oleh apa yang mereka lihat dan baca,” ujar Hj. Indah Dhamayanti Putri.

‎Beliau juga mengingatkan para pendidik untuk membangun komunikasi yang sehat dengan peserta didik, serta menyediakan ruang yang nyaman bagi anak untuk bercerita dan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi.

‎“Perubahan perilaku anak dari ceria menjadi pendiam bisa menjadi tanda ada masalah. Guru harus menjadi ibu di sekolah untuk mendengarkan dengan hati, menanyakan dengan empati,” pesannya.

‎Selain fokus pada isu kekerasan anak, Wagub NTB juga menekankan pentingnya sinergi antara KCD Dikbud (Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) Sumbawa Barat dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman dan berdaya.

‎“Sebelum kewenangan SMA dan SMK dialihkan ke provinsi, keberadaan sekolah-sekolah ini tidak lepas dari dukungan pemerintah kabupaten. Jadi, mari terus bangun komunikasi dan sinergi yang baik,” ungkapnya.

‎Selain itu, Umi Dinda memberikan apresiasi kepada Kabupaten Sumbawa Barat yang telah menjadi zona hijau stunting dan memiliki angka kekerasan terhadap perempuan dan anak yang lebih rendah dibandingkan kabupaten lain di Provinsi NTB. 

‎Lebih lanjut, Hj. Indah Dhamayanti Putri mengingatkan pentingnya kematangan usia dan emosi sebelum menikah, tidak hanya dari aspek reproduksi, tetapi juga dari kesiapan mental untuk menjadi pasangan dan orang tua.

‎“Anak-anak harus mampu menjaga diri, membentengi diri, dan mempersiapkan diri dengan baik agar apa yang menjadi cita-citanya dapat tercapai,” tuturnya.

‎Lebih jauh, Umi Dinda menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan ikhtiar nyata pemerintah dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

‎“Mari kita mulai dari lingkungan terkecil, yaitu lingkungan keluarga kita sendiri. Ciptakan ruang yang aman, nyaman, dan bahagia bagi anak-anak kita,” ajaknya penuh harap.

‎Sementara itu, Kepala SMAN 1 Taliwang, H. Syalimsyah, S.Pd, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dipilihnya sekolahnya sebagai tempat pelaksanaan kegiatan penting tersebut. Ia menilai, sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi siswa untuk membangun kesadaran sejak dini.

‎“Terima kasih atas kehadiran BKOW dan GOW Provinsi NTB serta KSB yang telah memberikan pendidikan kepada putra-putri kami. Ini menjadi bekal penting bagi siswa untuk mencegah kekerasan fisik, seksual, dan pernikahan dini,” ujarnya.

‎Kegiatan sosialisasi tersebut ditutup dengan suasana penuh keakraban. Wakil Gubernur NTB Umi Dinda berinteraksi langsung dengan para siswa yang tampak antusias menyampaikan pandangan dan pendapat mereka tentang cara menjaga diri serta mencegah kekerasan di lingkungan sekitar. Gelak tawa, rasa ingin tahu, dan keberanian para siswa dalam berdialog mencerminkan semangat generasi muda yang siap menjadi pelindung bagi dirinya dan sesamanya.(Diskominfo KSB)


Tags

 

About Us

Dengan terbentuknya PPID dan PLID, pemohon informasi sesuai dengan haknya dapat memperoleh informasi publik yang dihasilkan oleh Pemerintah KSB sesuai dengan ketentuan UU No. 14 Tahun 2008.


Jam Pelayanan

Waktu pelayanan PPID dilakukan dari Senin s/d Jumat mulai pukul 08.00 - 16.00 WITA. Informasi akan diberikan paling lama dalam waktu 10 (sepuluh) hari kerja dan dapat diperpanjang paling lambat 7 (tujuh) hari kerja berikutnya dengan memberikan dengan memberikan alasan secara tertulis.


Address

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat
Komplek KTC - Taliwang
Sumbawa Barat, NTB 84452
P: (0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765

Newsletter


Our Location