Blog Item

Informasi berita terbaru mengenai perkembangan daerah

Tabligh Akbar UAS: Tegakkan Tauhid, Perkuat Iman dan Kebersamaan, Wujudkan Sumbawa Barat Maju

SUMBAWA BARAT — Lapangan Graha Fitrah, Kompleks Kemutar Telu Center (KTC), Taliwang, dipenuhi masyarakat Sumbawa Barat yang mengikuti Tabligh Akbar bersama Ustadz Prof. Dr. H. Abdul Somad, Lc., M.A., Sabtu (12/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat dengan mengusung semangat “Ekonomi Tumbuh, Sumbawa Barat Maju.”

Tabligh Akbar tersebut dihadiri Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., bersama Wakil Bupati Hj. Hanipah Musyafirin, S.Pt., M.M.Inov., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Daerah, organisasi wanita, para camat, kepala desa dan lurah, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Sumbawa Barat. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan religius, namun tetap hangat dengan antusiasme jamaah yang memadati lokasi untuk mendengarkan tausiah Ustadz Abdul Somad.

Kegiatan diawali dengan lantunan sholawat bersama yang diiringi tim hadroh. Setelah itu, Bupati Sumbawa Barat menyampaikan sambutan dan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata kepada Ustadz Abdul Somad. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Ustadz Abdul Somad yang kembali menyapa masyarakat Sumbawa Barat.

“Terima kasih, Ustaz. Alhamdulillah, pada kesempatan ini beliau memiliki waktu yang lebih panjang untuk dapat menyapa dan memberikan tausiah kepada kita semua,” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya mendengarkan tausiah, tetapi menjadikan pesan yang disampaikan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Tapi janji, apa yang nanti disampaikan juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Dalam tausiahnya, Ustadz Abdul Somad menyampaikan sejumlah pesan utama yang berkaitan dengan tauhid, iman dan takwa. Ia menekankan bahwa tauhid merupakan dasar utama kehidupan seorang Muslim. Keyakinan kepada Allah SWT tidak cukup hanya tersimpan di dalam hati atau diucapkan melalui kalimat *La ilaha illallah*, tetapi harus tercermin dalam sikap, perilaku dan perbuatan sehari-hari.

“Iman tidak cukup hanya diyakini dalam hati, tetapi harus dinyatakan melalui lisan dan dibuktikan dalam perbuatan,” demikian pesan yang disampaikan Ustadz Abdul Somad kepada jamaah.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Sumbawa Barat. Perbedaan agama, menurutnya, tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah kebersamaan. Seluruh masyarakat, termasuk warga yang datang dan menetap di Sumbawa Barat, perlu hidup rukun, saling menghormati dan bersama-sama menjaga keharmonisan daerah.

Selain tauhid dan persatuan, Ustadz Abdul Somad memberikan perhatian terhadap kecintaan masyarakat Sumbawa Barat kepada Al-Qur’an. Ia mengapresiasi keberadaan program Tuntas Baca Al-Qur’an (TBA) serta semangat masyarakat dalam belajar dan membaca Al-Qur’an. Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu terus dipelihara dan ditumbuhkan di lingkungan keluarga agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Dalam tausiah yang disampaikan dengan pendekatan sederhana dan diselingi humor, Ustadz Abdul Somad menjelaskan hubungan antara tauhid, iman dan takwa. Menurutnya, iman merupakan keyakinan terhadap kebenaran, sementara takwa merupakan wujud nyata dari keyakinan tersebut melalui tindakan, yakni menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya.

“Tauhid melahirkan iman, dan iman harus diwujudkan dalam ketakwaan,” tegasnya.

Tak hanya berbicara mengenai kehidupan keagamaan, Ustadz Abdul Somad turut mengapresiasi berbagai potensi yang dimiliki Sumbawa Barat, mulai dari laut, pantai, gunung, hutan hingga sumber daya alam. Potensi tersebut dinilainya sebagai karunia Allah SWT yang patut disyukuri, dijaga dan dikelola secara bertanggung jawab.

Ia juga memberikan perhatian terhadap pembangunan daerah, khususnya pentingnya kesinambungan program antarpemimpin. Menurutnya, pergantian kepemimpinan tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan program-program baik yang telah dirintis sebelumnya. Sebaliknya, para pemimpin perlu membangun komunikasi, duduk bersama dan melanjutkan hal-hal baik demi kepentingan masyarakat.

“Kebersamaan menjadi kunci. Para pemimpin, pejabat dan tokoh masyarakat perlu membangun komunikasi serta mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Somad turut mengapresiasi berbagai program Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang dinilai menunjukkan keberpihakan dan kepedulian terhadap masyarakat. Salah satunya melalui program Kartu Sumbawa Barat Maju, khususnya program Maju Sosial yang memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, seperti anak yatim, lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Apresiasi juga diberikan terhadap dukungan pemerintah kepada para guru ngaji dan marbot masjid melalui pemberian insentif. Menurutnya, perhatian terhadap mereka yang selama ini berperan dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat merupakan bagian penting dari pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga pada nilai kemanusiaan dan keagamaan.

Selain itu, Ustadz Abdul Somad juga menyoroti Program Kartu Sumbawa Barat Maju layanan Maju Kesehatan, yang memberikan kemudahan langsung kepada masyarakat melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulance gratis. Berbagai program tersebut dinilai sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat dan memastikan pelayanan publik dapat dirasakan secara nyata.

Rangkaian pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak hanya membutuhkan pembangunan ekonomi, tetapi juga masyarakat yang memiliki ketakwaan, kecintaan terhadap Al-Qur’an, semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap keberlanjutan pembangunan. Semangat “Ekonomi Tumbuh, Sumbawa Barat Maju” diharapkan berjalan seiring dengan penguatan nilai agama, persatuan dan kualitas kehidupan masyarakat.

Ke depan, pesan yang disampaikan dalam Tabligh Akbar ini diharapkan dapat diteruskan dalam kehidupan sehari-hari melalui penguatan kehidupan keagamaan masyarakat, pembiasaan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, peningkatan kualitas pelayanan serta pengembangan sistem pendataan yang akurat dan transparan. Di sisi pembangunan, kesinambungan program-program yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat juga perlu terus dijaga dan disempurnakan melalui komunikasi, kolaborasi dan kebersamaan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan ekonomi yang terus tumbuh dan Sumbawa Barat yang semakin maju. (Diskominfo KSB).


Tags

 

About Us

Dengan terbentuknya PPID dan PLID, pemohon informasi sesuai dengan haknya dapat memperoleh informasi publik yang dihasilkan oleh Pemerintah KSB sesuai dengan ketentuan UU No. 14 Tahun 2008.


Jam Pelayanan

Waktu pelayanan PPID dilakukan dari Senin s/d Jumat mulai pukul 08.00 - 16.00 WITA. Informasi akan diberikan paling lama dalam waktu 10 (sepuluh) hari kerja dan dapat diperpanjang paling lambat 7 (tujuh) hari kerja berikutnya dengan memberikan dengan memberikan alasan secara tertulis.


Address

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat
Komplek KTC - Taliwang
Sumbawa Barat, NTB 84452
P: (0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765

Newsletter


Our Location

Statistik Pengunjung
924
Hari Ini
2.392
Kemarin
5.888
Bulan Ini
311.069
Total