Blog Item

Informasi berita terbaru mengenai perkembangan daerah

Safari Ramadan di KSB, Danrem 162/Wira Bhakti Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

Sumbawa Barat — Komandan Korem (Danrem) 162/Wira Bhakti, Letjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa Barat dalam rangka Safari Ramadan 1447 H. Kegiatan tersebut berlangsung di Markas Kodim 1628/Sumbawa Barat pada Kamis (12/3/2026).

Komandan Kodim (Dandim) 1628/Sumbawa Barat, Letkol Inf Rendra Agit Trisnawan, S.Sos., M.Han., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Safari Ramadan tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga sarana mempererat hubungan antar instansi dan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut turut diisi dengan aksi berbagi kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Ia menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan sinergi antara TNI, Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat. Menurut Dandim, kerja sama tersebut diperlukan dalam mendukung berbagai program pembangunan, termasuk pembangunan maupun perbaikan jembatan di wilayah yang membutuhkan, serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., menyampaikan apresiasi atas peran Kodim 1628/Sumbawa Barat yang dinilai mampu melaksanakan berbagai program strategis pemerintah dengan baik. Bupati menyebutkan, berdasarkan laporan, Kabupaten Sumbawa Barat saat ini menjadi daerah dengan perkembangan tercepat di Nusa Tenggara Barat dalam pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait ketersediaan lahan di beberapa desa dan kelurahan. Pemerintah daerah akan terus memfasilitasi percepatan penyediaan lahan agar pembangunan koperasi tersebut dapat segera direalisasikan.

Selain itu, Bupati mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung berbagai program pemerintah pusat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menjelaskan bahwa sejumlah dapur MBG yang telah beroperasi saat ini masih menjalani proses sertifikasi sehingga beberapa di antaranya perlu melakukan perbaikan agar memenuhi standar yang ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan komitmen pemerintah daerah dalam penanganan persoalan sampah. Pada tahun 2026, pemerintah daerah menargetkan setiap desa dan kelurahan memiliki Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) yang aktif, jika tidak, maka harus memiliki bank sampah sebagai upaya penanganan dari hulu. Pemerintah daerah juga berencana menjalin nota kesepahaman dengan Kodim 1628 dan Polres Sumbawa Barat agar Babinsa dan Bhabinkamtibmas dapat terlibat dalam pengelolaan sampah di tingkat desa dan kelurahan.

Danrem 162/Wira Bhakti Letjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos. dalam arahannya mengingatkan bahwa dinamika global yang diwarnai konflik di berbagai wilayah saat ini menjadi pengingat pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan negara. Oleh karena itu, prajurit TNI harus senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga soliditas, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Selain menjaga stabilitas wilayah, TNI juga harus terus mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Di antaranya melalui percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini telah mencapai 36 titik di Kabupaten Sumbawa Barat. Ia menegaskan bahwa kendala utama di lapangan adalah ketersediaan lahan, namun berbagai opsi pemanfaatan lahan milik pemerintah daerah, pemerintah provinsi, maupun kementerian terus diupayakan agar program tersebut dapat berjalan sesuai target nasional.

Danrem juga menyinggung program pembangunan jembatan yang menjadi prioritas pemerintah pusat. Terdapat beberapa jenis jembatan yang akan dibangun, seperti jembatan gantung, jembatan armco, dan jembatan beton. Menurut Danrem, pembangunan jembatan gantung dinilai lebih cepat karena proses konstruksinya relatif sederhana dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat, terutama untuk mempermudah akses anak-anak menuju sekolah di wilayah terpencil.

Pada sektor pertanian, Danrem juga menyoroti peran aktif TNI dalam mendampingi petani, khususnya dalam upaya peningkatan produksi padi. Ia mengungkapkan bahwa wilayah Nusa Tenggara Barat sebelumnya telah mencatat surplus produksi sebesar 104 persen, dan ke depan diharapkan mampu meningkatkan produksi hingga mencapai target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Melalui berbagai program tersebut, Danrem menekankan pentingnya peran Babinsa dalam mendampingi masyarakat agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat. (nqf/Diskominfo KSB)


Tags

 

About Us

Dengan terbentuknya PPID dan PLID, pemohon informasi sesuai dengan haknya dapat memperoleh informasi publik yang dihasilkan oleh Pemerintah KSB sesuai dengan ketentuan UU No. 14 Tahun 2008.


Jam Pelayanan

Waktu pelayanan PPID dilakukan dari Senin s/d Jumat mulai pukul 08.00 - 16.00 WITA. Informasi akan diberikan paling lama dalam waktu 10 (sepuluh) hari kerja dan dapat diperpanjang paling lambat 7 (tujuh) hari kerja berikutnya dengan memberikan dengan memberikan alasan secara tertulis.


Address

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat
Komplek KTC - Taliwang
Sumbawa Barat, NTB 84452
P: (0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765

Newsletter


Our Location