Upacara Syukur September Dirangkaikan Harhubnas ke-55, Bupati KSB Tekankan Keselamatan Transportasi
Sumbawa Barat— Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Upacara Syukur Bulan September yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026, Senin (21/9/2026), di Halaman Gedung Graha Fitrah, Komplek Kemutar Telu Center (KTC).
.jpeg)
Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Ketua DPRD, unsur Forkopimda Kabupaten Sumbawa Barat, Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah, Ketua BPS Kabupaten Sumbawa Barat, serta ketua organisasi wanita di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.


Sebelum pelaksanaan upacara, rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan secara simbolis Bantuan Maju Sosial kepada sejumlah penerima manfaat, meliputi bantuan bagi lanjut usia, penyandang disabilitas, masyarakat dalam kemiskinan ekstrem, anak yatim/piatu, serta bantuan uang duka. Pada kesempatan yang sama juga diumumkan para pemenang lomba penelitian yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumbawa Barat.

Bertindak sebagai pembina upacara, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. menyampaikan amanat Menteri Perhubungan dalam rangka Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026 dengan tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju.”
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa peringatan Harhubnas tahun ini menjadi momentum untuk mensyukuri berbagai pekerjaan yang telah diselesaikan, sekaligus merefleksikan sejumlah musibah transportasi yang terjadi. Keselamatan ditegaskan sebagai tanggung jawab yang harus menjadi bagian nyata dari setiap penyelenggaraan transportasi, bukan sekadar pemenuhan administratif.
.jpeg)
Transportasi juga dipandang tidak hanya berkaitan dengan kendaraan dan infrastruktur, tetapi memiliki peran penting dalam menghubungkan masyarakat, sentra produksi dengan pasar, permukiman dengan pusat layanan, serta mendukung distribusi barang dan pemerataan pembangunan.

Karena itu, penyelenggaraan transportasi ke depan perlu terus memperkuat konektivitas, layanan transportasi, integrasi antarmoda dan sistem logistik. Pemanfaatan teknologi juga perlu diarahkan pada peningkatan transparansi, efektivitas pengawasan, keselamatan perjalanan, kepatuhan, dan ketertiban sistem logistik.

Amanat tersebut turut menekankan bahwa teknologi dan infrastruktur pada akhirnya tetap membutuhkan integritas, kepedulian dan keberanian dalam mengambil keputusan yang benar dari para pelaksana pelayanan publik. Nilai-nilai 5 Citra Manusia Perhubungan diharapkan tidak berhenti sebagai pedoman, tetapi tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Peringatan Harhubnas 2026 sekaligus mengajak seluruh insan perhubungan menjadikan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi, sebagai momentum awal untuk memperkuat budaya keselamatan secara berkelanjutan.

Melalui peringatan tersebut, pelayanan transportasi diharapkan terus berorientasi pada manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus memastikan konektivitas tetap terjaga dengan mengedepankan keselamatan, keamanan dan kualitas pelayanan.
(nc/Diskominfo KSB)
