Sinergitas Pemda dan Polri Jadi Kunci Jaga Stabilitas dan Dukung Pembangunan Daerah
Sumbawa Barat – Menjaga Sumbawa Barat tetap aman dan kondusif tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Diperlukan kerja bersama antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan seluruh elemen masyarakat agar berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik. Pesan tersebut disampaikan Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., saat memberikan pemaparan pada Retreat Kepemimpinan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2026 di Kila Balad, Taliwang pada Jumat (18/09/2026).
Menurutnya, dinamika masyarakat yang semakin kompleks membutuhkan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, Polri, TNI, tokoh masyarakat, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan agar berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat dicegah, dideteksi sejak dini, dan ditangani secara cepat serta tepat.
“Keamanan dan ketertiban bukan semata tugas aparat penegak hukum, melainkan investasi bersama antara Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan masyarakat demi mewujudkan daerah yang maju dan sejahtera,” ujar AKBP Rendy.
.jpeg)
.jpeg)
Ia menjelaskan, sinergitas tersebut dapat diperkuat melalui koordinasi Forkopimda, kolaborasi Polres dengan Satpol PP, serta penguatan peran tiga pilar di tingkat desa dan kelurahan. Kepala desa atau lurah bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa dinilai memiliki peran penting dalam mendeteksi persoalan sejak awal dan membantu menyelesaikan masalah di tengah masyarakat.
Dalam menjaga kondusivitas wilayah, Polres Sumbawa Barat juga mendorong langkah pencegahan melalui patroli terpadu TNI, Polri, dan Satpol PP di wilayah yang rawan kriminalitas. Selain itu, pemetaan dan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial, persoalan lahan, maupun isu yang berkaitan dengan SARA perlu dilakukan secara bersama-sama.
Sinergi juga diperlukan dalam menghadapi berbagai agenda daerah, termasuk pengamanan pesta demokrasi, perayaan hari besar, serta kegiatan berskala nasional dan internasional. Pada saat yang sama, penanganan penyakit masyarakat dan kejahatan, seperti premanisme, peredaran narkoba, geng motor, dan judi daring, menjadi bagian dari perhatian bersama.

.jpeg)
Kapolres menegaskan bahwa pemerintah daerah dan kepolisian memiliki peran yang saling melengkapi. Pemerintah daerah dapat berperan dalam pemetaan persoalan sosial, memfasilitasi dialog masyarakat, mendukung penegakan Perda melalui Satpol PP dan PPNS, serta memberdayakan masyarakat. Sementara itu, kepolisian menjalankan fungsi deteksi dini, penegakan hukum, pengamanan, dan pembinaan keamanan masyarakat.
Melalui sinergitas yang kuat dan koordinasi yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama seluruh unsur terkait diharapkan mampu menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya dirasakan masyarakat. (nqf/Diskominfo KSB)
