Upacara Syukur Juni 2026 Perkuat Perlindungan Sosial dan Dukungan Sensus Ekonomi di Sumbawa Barat
Sumbawa Barat— Perlindungan sosial bagi masyarakat serta penguatan basis data ekonomi menjadi perhatian dalam pelaksanaan Upacara Syukur Bulan Juni Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat di halaman Gedung Graha Fitrah, Kompleks Kemutar Telu Center (KTC), Senin (22/6/2026) dipimpin oleh Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. yang bertindak sebagai inspektur upacara dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah lingkup pemerintahan Kabupaten Sumbawa Barat, Kepala BPS Kabupaten Sumbawa Barat, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, para camat, lurah dan kepala desa, ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, serta berbagai organisasi wanita dan kemasyarakatan di lingkup pemerintahan Kabupaten Sumbawa Barat.

Sebelum upacara dimulai, sejumlah kegiatan praacara dilaksanakan sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah penyerahan simbolis klaim Asuransi Nelayan kepada keluarga almarhum Amrin, warga Desa Seloto, Kecamatan Taliwang, dengan nilai santunan sebesar Rp42 juta melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

.jpeg)
Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis pembayaran klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) Tahun 2025 kepada perwakilan kelompok tani penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu petani yang mengalami risiko gagal panen sekaligus memperkuat perlindungan sektor pertanian di Kabupaten Sumbawa Barat.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) juga menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada petugas Sensus Ekonomi 2026 serta melakukan pemasangan rompi secara simbolis sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 di Kabupaten Sumbawa Barat.

Sebanyak 147 petugas sensus yang terdiri dari pencacah dan pengawas akan melaksanakan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa Barat mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pendataan tersebut menjadi bagian dari program strategis nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk memperoleh gambaran kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh.
Dalam amanatnya, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. menegaskan bahwa Upacara Syukur bukan sekadar agenda rutin pemerintahan, melainkan momentum untuk mengevaluasi pembangunan sekaligus memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
“Rasa syukur yang sesungguhnya harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata, pengabdian yang tulus, integritas yang tinggi, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat memaknai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum hijrah menuju kualitas diri yang lebih baik, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelayanan publik.
“Semangat hijrah harus tercermin dalam peningkatan kualitas pelayanan, profesionalisme kerja, dan kesungguhan menghadirkan pemerintahan yang semakin responsif dan berpihak kepada masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan capaian menggembirakan terkait penurunan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sumbawa Barat. Pada tahun 2025, angka kemiskinan ekstrem berhasil turun menjadi 0,40 persen dari sebelumnya 0,92 persen pada tahun 2024.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, dan partisipasi aktif masyarakat. Meskipun demikian, ia mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh pelayanan dan manfaat pembangunan secara merata.
Dalam upaya memperkuat fondasi ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus mendorong pengembangan klaster strategis melalui program Sumbawa Barat Maju Luar Biasa yang meliputi sektor pertanian, peternakan dan perikanan, pariwisata, serta industri.
Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, Agen Gotong Royong, dan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 karena hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan investasi daerah.

Pada akhir amanatnya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah, pelatih, pembina, dan pengurus LPTQ Kabupaten Sumbawa Barat yang telah mengharumkan nama daerah pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 dengan meraih peringkat keempat tingkat provinsi.
Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang beriman dan bertakwa.
.jpeg)
Melalui Upacara Syukur Bulan Juni Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap semangat gotong royong, optimisme, dan pengabdian kepada masyarakat terus tumbuh sebagai energi bersama dalam mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (nc/Diskominfo KSB)
