Pimpin Upacara Harganas ke-33, Bupati Tegaskan Keluarga Berkualitas Fondasi Indonesia Emas 2045
Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di halaman Gedung Graha Fitrah, Kompleks Kemutar Telu Center (KTC), Senin (29/6/2026). Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang berkualitas, tangguh, dan berdaya saing sebagai fondasi pembangunan daerah dan bangsa.
.jpeg)
Upacara dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Sekretaris Daerah, drh. Hairul, M.M., para asisten dan staf ahli, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, ASN, TNI, Polri, organisasi wanita, serta tenaga pendidik se-Kabupaten Sumbawa Barat.

Sebelum upacara dimulai, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menyerahkan secara simbolis 38 unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah kepada tujuh kelurahan di Kecamatan Taliwang sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan kebersihan lingkungan.

Dalam amanatnya, Bupati Amar membacakan pidato Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Menteri menegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng utama dalam menghadapi tantangan zaman.
Disampaikan pula bahwa saat ini keluarga Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), mulai dari perubahan sosial, perkembangan teknologi digital, hingga ancaman terhadap pembentukan karakter generasi muda. Dalam kondisi tersebut, keluarga dituntut menjadi tempat yang aman, harmonis, dan mampu membentuk generasi yang tangguh menghadapi perubahan.
.jpeg)
Lebih lanjut, Menteri menekankan bahwa ketahanan keluarga memiliki peran strategis dalam menyongsong Bonus Demografi menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila keluarga mampu melahirkan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi.
Untuk itu, terdapat tiga pilar utama yang harus diperkuat, yakni peningkatan kesehatan keluarga melalui percepatan penurunan stunting, penguatan pendidikan karakter sejak dini, serta pembangunan ketahanan mental dan spiritual anak agar mampu menghadapi tekanan kehidupan modern.
.jpeg)
Dalam amanat tersebut juga ditekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Kehadiran ayah tidak hanya sebatas sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai figur yang memberikan perhatian, kasih sayang, serta teladan dalam membangun karakter anak.
Selain itu, seluruh orang tua diajak lebih bijak mendampingi anak dalam penggunaan teknologi digital serta memperkuat fungsi keluarga guna mencegah berbagai persoalan sosial seperti perundungan, penyalahgunaan narkoba, kekerasan remaja, hingga pergaulan bebas.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah menegaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang maju dan sejahtera. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas keluarga yang mampu melahirkan generasi unggul.
"Hari Keluarga Nasional menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keluarga adalah sekolah pertama dan utama bagi anak-anak kita. Dari keluarga yang harmonis akan lahir generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing. Karena itu, mari kita jadikan keluarga sebagai tempat terbaik untuk menanamkan nilai-nilai agama, pendidikan, kasih sayang, dan tanggung jawab," ujar Bupati Amar.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat peran masing-masing dalam membangun ketahanan keluarga, termasuk meningkatkan kepedulian terhadap tumbuh kembang anak di tengah derasnya arus digitalisasi.
"Membangun keluarga bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh komponen masyarakat. Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga menjadi kunci dalam mencetak generasi emas yang akan membawa Sumbawa Barat dan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik," tegasnya.
.jpeg)
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pembangunan keluarga melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, serta penguatan ketahanan keluarga sebagai bagian dari pembangunan manusia yang berkelanjutan.
Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap kesadaran seluruh masyarakat akan pentingnya peran keluarga semakin meningkat. Dengan keluarga yang sehat, harmonis, tangguh, dan berkualitas, diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan zaman, memanfaatkan Bonus Demografi secara optimal, serta bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan Kabupaten Sumbawa Barat yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. (sh/Diskominfo KSB).
