Blog Item

Informasi berita terbaru mengenai perkembangan daerah

Safari Ramadan di Brang Ene, Bupati Tekankan Percepatan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

Brang Ene – Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat hari kelima dirangkaikan dengan Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kabupaten di Masjid Darussalam, Desa Kalimantong, Kecamatan Brang Ene, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program prioritas pembangunan daerah.

Hadir pada kesempatan ini Wakil Bupati Sumbawa Barat H. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Dandim 1628 Sumbawa Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, perwakilan Kapolres Sumbawa Barat, Danramil, Kapolsek, Camat, Forkopimcam, Kepala Kemenag, Sekretaris NU KSB, pimpinan OPD, Branch Manager Bank NTB, anggota DPRD, Ketua MUI KSB, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kepala desa se-Kecamatan Brang Ene.

Camat Brang Ene, Nurdin, S.Pt., dalam laporannya menyampaikan bahwa kondisi ketertiban masyarakat di wilayahnya secara umum dalam keadaan aman dan kondusif. Sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI/Polri, serta partisipasi aktif masyarakat dinilai berjalan dengan baik, termasuk dalam pelaksanaan ibadah selama bulan suci Ramadan.

Ia juga melaporkan perkembangan distribusi Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju) di Kecamatan Brang Ene. Dari target sebanyak 1.755 kartu, hingga 6 Maret 2026 telah terdistribusi sebanyak 1.198 kartu atau sekitar 68,26 persen, sementara 557 kartu atau 31,74 persen masih dalam proses distribusi. Selain itu, progres pembangunan rumah baru di Kecamatan Brang Ene saat ini telah mencapai sekitar 80 persen penyelesaian.

Terkait program KSB Maju Luar Biasa, Kecamatan Brang Ene juga dipercaya sebagai lokasi pengembangan Destinasi Wisata Kerakyatan serta program agribisnis peternakan sapi Bali. Untuk program wisata kerakyatan saat ini telah memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat. Sementara untuk program agribisnis sapi, dua kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) telah ditetapkan sebagai lokasi percontohan pada tahap awal dan tengah menyelesaikan administrasi untuk proses pendaftaran.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan berbagai program pemerintah, termasuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Bupati menyebutkan bahwa di Kecamatan Brang Ene baru dua koperasi yang sedang dalam proses pembangunan.

Menurut Bupati, program yang menjadi kebijakan nasional harus dilaksanakan hingga ke tingkat desa.

“Ketika ada program dari pimpinan negara, maka wajib tanpa syarat kita harus laksanakan sampai unit terkecil. Jadi, silahkan nanti berkoordinasi lebih serius dengan pihak Kodim untuk menyelesaikan urusan Koperasi Desa Merah Putih,” tegas Bupati.

Bupati juga menyoroti percepatan distribusi Kartu KSB Maju yang masih menyisakan sejumlah kartu yang belum diterima masyarakat. Bupati berharap seluruh kepala desa dapat memastikan distribusi kartu selesai paling lambat akhir April 2026. Keterlambatan distribusi bukan disebabkan ketersediaan kartu, melainkan proses penyerahan yang harus disertai aktivasi oleh petugas bank karena kartu tersebut juga berfungsi sebagai kartu ATM. Proses aktivasi juga harus dilakukan langsung kepada pemilik rekening yang namanya tercantum pada kartu.

“Sekarang saya mohon kepada Pak Kades, jangan bergantug pada jadwal kabupaten, tetapi desa yang meminta ke kabupaten untuk jadwal distribusinya. Tentukan jadwal sendiri. Kalau kabupaten yang menjadwalkan, susah menyesuaikan dengan aktifitas masyarakat di desa, itu kendalanya. Jadi tolong para kades koordinasi dengan pemerintah kabupaten,” jelas Bupati.

Bupati menambahkan bahwa Kartu KSB Maju berbasis Kepala Keluarga (KK). Dari total 51915 kepala keluarga di Kabupaten Sumbawa Barat, hampir 43 ribu kepala keluarga telah menerima layanan Program KSB Maju pada tahun 2025.

“Kalau kita melihat angka kemiskinan kita 10,98 persen, itu setara dengan hampir tujuh ribu kepala keluarga. Jadi sudah hampir enam kali lipatnya dari sasaran kemiskinan itu mendapat layanan di Program Kartu KSB Maju,” ungkap Bupati.

Selain itu, pemerintah daerah juga mulai menjalankan Program KSB Maju Luar Biasa pada tahun 2026. Program ini mencakup pengembangan pariwisata kerakyatan dan agribisnis sapi. Untuk sektor pariwisata, pemerintah berencana membangun jogging track sepanjang kurang lebih 5 kilometer dari depan Kantor Camat Brang Ene hingga Desa Mujahiddin. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui pengelolaan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Sementara itu, untuk program agribisnis sapi, pemerintah daerah memulai pengembangan melalui pendekatan perhutanan sosial dengan memberdayakan kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm). Pada tahap awal, di Kecamatan Brang Ene akan dilakukan oleh dau HKm yakni HKm Batu Dulang dan HKm Ontar Telu. Masing-masing kelompok direncanakan menerima bantuan 100 ekor sapi, disertai pembangunan infrastruktur pendukung serta pembinaan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Nuzulul Qur’an sebagai sarana refleksi diri untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Bupati berharap Ramadan 1447 Hijriah dapat menjadi Ramadan terbaik bagi umat Islam dalam meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Momentum tersebut juga digunakan pemerintah daerah untuk menyerahkan 100 paket bantuan sembako kepada lansia dan penyandang disabilitas. Selain itu, TP PKK Kabupaten Sumbawa Barat menyalurkan 25 paket sembako dan Baznas KSB turut memberikan 25 paket bantuan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp125 juta kepada Masjid Al-Ikhlas Dusun Fajar Karya, Desa Mujahiddin, serta Rp100 juta kepada Yadri Research Center Desa Manemeng, Kecamatan Brang Ene, sebagai dukungan bagi kegiatan keagamaan dan pengembangan masyarakat.

Kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat. (nqf/Diskominfo KSB)


Tags

 

About Us

Dengan terbentuknya PPID dan PLID, pemohon informasi sesuai dengan haknya dapat memperoleh informasi publik yang dihasilkan oleh Pemerintah KSB sesuai dengan ketentuan UU No. 14 Tahun 2008.


Jam Pelayanan

Waktu pelayanan PPID dilakukan dari Senin s/d Jumat mulai pukul 08.00 - 16.00 WITA. Informasi akan diberikan paling lama dalam waktu 10 (sepuluh) hari kerja dan dapat diperpanjang paling lambat 7 (tujuh) hari kerja berikutnya dengan memberikan dengan memberikan alasan secara tertulis.


Tags

Address

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat
Komplek KTC - Taliwang
Sumbawa Barat, NTB 84452
P: (0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765

Bülten


Adresimiz