Intensifkan Bantuan Darurat, Pemda Fokuskan pada Penyediaan dan Distribusi Kebutuhan Pokok
Sumbawa Barat - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus melakukan upaya tanggap darurat untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan puting beliung di Kecamatan Taliwang dan sekitarnya.
Hingga hari kedua pasca bencana, fokus utama penanganan adalah penyediaan dan distribusi kebutuhan pokok seperti makanan, minuman, sembako, logistik, serta air bersih. Bantuan logistik yang telah didistribusikan mencakup telur, mie instan, dan air kemasan.
Pemerintah juga berencana membagikan beras sebanyak 30 ton untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Selain itu, distribusi makanan siap saji terus menerus dilakukan, dengan total 3.500 porsi nasi telah disalurkan sejak kemarin hingga sore hari ini ke wilayah-wilayah terdampak. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana alam.
"Kegiatan ini akan tetap dilakukan setiap hari sampai masa tanggap darurat berakhir, dan bila diperlukan, akan dilakukan perpanjangan," kata Asisten II pada Setda KSB, Suhadi, S.P., M.Si.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca ekstrem yang belum dapat diprediksi kapan akan berakhir. Data terbaru mencatat dampak signifikan dari bencana banjir dan puting beliung, dengan total 7.550 rumah.
Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra dari seluruh elemen masyarakat untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul.
Pemerintah daerah terus berupaya menyisir dan memvalidasi data rumah serta masyarakat terdampak melalui berbagai posko lapangan. Posko-posko ini didirikan strategis di Pos Polisi Perempatan Masjid Al-Falah, serta di tingkat desa/kelurahan hingga kecamatan, dengan tujuan mempermudah jangkauan bantuan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pendataan dan penyaluran bantuan, sehingga kebutuhan mendesak warga terdampak dapat segera terpenuhi. (MC Sumbawa Barat)