Aksi Bersih-Bersih HPSN 2026 di CFD KTC Disambut Antusias Masyarakat Sumbawa Barat
Sumbawa Barat — Kegiatan Car Free Day yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 berlangsung di komplek KTC, Taliwang, Minggu, 26 April 2026. Kegiatan pertama diawali dengan aksi bersih-bersih sampah di komplek KTC, dilanjutkan dengan senam bersama, serta pembagian doorprize bagi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bappeda, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kasdim 1628/Sumbawa Barat, Wakil Ketua II DPRD Sumbawa Barat, Kapolres Sumbawa Barat, Kajari Sumbawa Barat, Kepala BNN Sumbawa Barat, serta perwakilan PT Amman Mineral.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Nur Rahmadin, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa HPSN 2026 yang semula jatuh pada 21 Februari diundur hingga tiga bulan karena bertepatan dengan bulan Ramadan. Ia menjelaskan bahwa tema tahun ini, “Kolaborasi untuk Indonesia ASLI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah),” menekankan transformasi pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir melalui aksi nyata dan kolaborasi berbagai pihak.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup telah menerbitkan dua surat edaran yang saat ini dalam proses menjadi Peraturan Bupati, yakni pembatasan penggunaan kantong plastik sekali pakai serta imbauan pelaksanaan gotong royong dan aksi bersih lingkungan oleh seluruh OPD dan stakeholder.

Dalam kegiatan tersebut, sampah yang terkumpul masih dalam proses pendataan, dengan estimasi sementara sampah plastik di kawasan KTC mencapai sekitar 80 kilogram. Panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik seperti dispenser, kipas angin, dan kompor gas, serta tumbler bagi peserta.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, dr. H. Syaifuddin, menegaskan bahwa peringatan HPSN tidak boleh hanya menjadi seremonial, melainkan harus menjadi gerakan nyata.
“Persoalan sampah harus menjadi perhatian serius. ASN harus menjadi contoh, dan masyarakat perlu membangun pola pikir bahwa sampah harus dikelola, bukan disimpan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga kebersihan kawasan KTC yang kini menjadi ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat serta memperkuat budaya gotong royong di Kabupaten Sumbawa Barat.(DiskominfoKSB)
