Visitasi KI NTB 2026, SMAN 1 Taliwang Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Sumbawa Barat – Komitmen sekolah dalam memberikan informasi yang transparan kepada wali murid dan masyarakat menjadi salah satu aspek yang dinilai dalam Visitasi dan Pembuktian Lapangan Penilaian e-Monev Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 di SMAN 1 Taliwang, Kamis (15/10/2026).
Visitasi yang dilakukan oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB ini bertujuan memverifikasi dan mengklarifikasi kesesuaian antara data yang diisi dalam Self-Assessment Questionnaire (SAQ) pada aplikasi e-Monev dengan kondisi nyata pelayanan informasi publik di sekolah. Melalui penilaian ini, sekolah didorong tidak hanya memenuhi kewajiban keterbukaan informasi, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan.
.jpeg)

Tim visitasi dipimpin langsung oleh Ketua KI Provinsi NTB, Sahnam, S.H., didampingi Suaeb Qury, S.HI., M.Ag., selaku Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi dan Komunikasi Publik, serta Dr. Armansyah Putra, M.Pd., Komisioner Bidang Kelembagaan. Turut hadir jajaran staf KI Provinsi NTB dan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Safrudin, S.H., M.H.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Sumbawa Barat, Suprianto, S.Pd.Bio., PPID Utama Kabupaten Sumbawa Barat, Kepala SMAN 1 Taliwang, Syalimsyah, S.Pd., serta jajaran guru SMAN 1 Taliwang.

Dalam sambutannya, Kepala SMAN 1 Taliwang, Syalimsyah, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian dari tanggung jawab sekolah kepada masyarakat dan pemerintah. Ia berharap, visitasi tersebut dapat menjadi dorongan bagi sekolah untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan informasi.
“Komitmen kami adalah membuka informasi kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sekolah. Semoga kegiatan ini menjadi pemicu bagi kami untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penelitian Pusat Prestasi Nasional yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, SMAN 1 Taliwang berada pada posisi keenam sebagai sekolah berprestasi di Provinsi NTB. Capaian ini, menurutnya, menjadi salah satu hal yang perlu disampaikan kepada masyarakat sebagai bagian dari informasi mengenai perkembangan dan prestasi sekolah.

Ketua KI Provinsi NTB, Sahnam, S.H., menjelaskan bahwa visitasi tidak hanya berfokus pada kelengkapan dokumen, tetapi juga melihat secara langsung inovasi, digitalisasi, strategi pelayanan, serta komitmen badan publik dalam menerapkan keterbukaan informasi.
“Kami datang untuk melakukan monitoring dan evaluasi, melihat bagaimana inovasi, digitalisasi, layanan, strategi, dan komitmen sekolah dalam keterbukaan informasi publik,” jelas Sahnam.
Ia menekankan bahwa informasi yang disampaikan sekolah perlu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama para orang tua atau wali murid. Informasi mengenai pembiayaan pendidikan, sarana dan prasarana, hingga berbagai kebijakan sekolah perlu disampaikan secara transparan agar masyarakat memahami pengelolaan sekolah dan tumbuh rasa percaya serta kepedulian terhadap kemajuan pendidikan.
Menurut Sahnam, prestasi yang diraih siswa juga perlu dipublikasikan agar masyarakat mengetahui capaian sekolah dan perkembangan peserta didik. Dengan demikian, keterbukaan informasi tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga sarana membangun hubungan yang baik antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
.jpeg)
Dalam sesi pemaparan, tim PPID Pelaksana SMAN 1 Taliwang menyampaikan berbagai inovasi, upaya digitalisasi, dan strategi pelayanan informasi yang telah dijalankan. Tim sekolah menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian dari komitmen untuk mewujudkan tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sesi pendalaman yang dipandu Suaeb Qury menyoroti bagaimana sekolah menyampaikan informasi mengenai prestasi kepada wali murid dan masyarakat melalui media sosial, serta apakah sekolah memiliki forum rutin untuk menyampaikan informasi kepada orang tua. Ia juga mengapresiasi komitmen yang telah ditunjukkan oleh pihak sekolah.
Sementara itu, Dr. Armansyah Putra menekankan pentingnya memperbarui informasi secara berkala melalui situs web dan media sosial sekolah. Ia juga mendalami mekanisme penanganan pengaduan, khususnya bagaimana sekolah menindaklanjuti laporan atau keluhan masyarakat agar persoalan yang disampaikan tidak berhenti pada tahap penerimaan, tetapi memperoleh respons yang jelas.

.jpeg)
Sesi tanya jawab dan pendalaman berlangsung interaktif, dilanjutkan dengan peninjauan langsung ruang pelayanan informasi di SMAN 1 Taliwang. Peninjauan ini menjadi bagian dari pembuktian lapangan untuk melihat kesiapan fasilitas dan pelaksanaan pelayanan informasi publik di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan tersebut, keterbukaan informasi diharapkan semakin menjadi bagian dari pelayanan pendidikan sehari-hari. Informasi yang mudah diakses, penyampaian prestasi secara terbuka, serta penanganan pengaduan yang responsif dapat membantu orang tua dan masyarakat memahami perkembangan sekolah sekaligus berpartisipasi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.(nc/Diskominfo KSB)
