Blog Item

Informasi berita terbaru mengenai perkembangan daerah

‎Musrenbang Brang Rea 2026: Fokus Percepatan Infrastruktur, Pertanian, dan Penguatan Ekonomi Desa

‎Brang Rea — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus melanjutkan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Brang Rea, Rabu (1/4/2026) ini menjadi lokasi kelima pada pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan.
‎‎

Mengusung tema “Akselerasi Pelayanan Dasar, Produktivitas Daerah dan Pertumbuhan Klaster Ekonomi Baru,” forum ini menjadi ruang strategis untuk menghimpun aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan arah pembangunan daerah berbasis kebutuhan riil di lapangan.

‎Kegiatan dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Aparatur dan Kemasyarakatan Sri Ayu Idayani, S.E., M.M., Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa Barat Suhadi, S.P., M.Si., Kepala BPS Ni Ketut Alit Rahayu, S.ST., anggota Komisi I DPRD Dapil II, Camat Brang Rea Arkamuddin, S.Pi., M.Si., unsur Forkopimcam, perwakilan perangkat daerah di lingkup pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, serta para kepala desa se-Kecamatan Brang Rea.

‎‎Dalam sambutannya, Camat Brang Rea Arkamuddin menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan pra-Musrenbang dan menginput usulan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Ia juga mengangkat sejumlah isu strategis, seperti persoalan penyakit padi, kebutuhan air bersih, serta penguatan klaster pariwisata, termasuk pengembangan kawasan Air Terjun Rarak sebagai wisata kopi, termasuk melalui penanaman bibit kopi bersama Dinas Pertanian. 
‎‎
‎"Kami sudah melaksanakan pra-Musrenbang dan menginput usulan melalui SIPD. Kami berharap semua yang disampaikan hari ini benar-benar merupakan kebutuhan prioritas masyarakat, bukan sekadar keinginan.” ujarnya.

‎‎‎

‎Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa Barat dalam arahannya menekankan bahwa Musrenbang tahun ini difokuskan pada upaya mengejar capaian pembangunan yang masih belum optimal.

‎"Saat ini ada beberapa capaian yang harus kita kejar. Ada yang sudah melampaui target, namun ada juga yang masih di bawah target. Ini yang harus kita fokuskan bersama," ujarnya.
‎‎
‎la menjelaskan bahwa kondisi tersebut harus menjadi dasar dalam merumuskan program dan kegiatan tahun 2027, sehingga perencanaan yang disusun benar-benar mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.
‎‎
‎Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program prioritas daerah KSB Maju Luar Biasa terus didorong implementasinya, salah satunya melalui klaster Maju Peternakan dengan program agribisnis Sapi Bali.
‎‎
‎Di klaster Maju Pariwisata, pemerintah daerah juga mendorong pengembangan pariwisata kerakyatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, termasuk pengelolaan homestay dan penguatan kapasitas pengelola destinasi.
‎‎
‎"Pariwisata kerakyatan ini sedang kita dorong, termasuk pengelolaan homestay. Ini diharapkan bisa meningkatkan peran masyarakat dalam mengelola potensi wisata di daerah," tambahnya.

‎Terkait sektor pertanian, ia menegaskan bahwa permasalahan penyakit padi harus segera ditangani oleh dinas terkait melalui langkah-langkah teknis di lapangan.‎

‎‎Dalam sesi penyampaian usulan, berbagai kebutuhan dari desa disampaikan, yang secara umum meliputi pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, bronjong, air bersih, jaringan komunikasi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

‎Menanggapi hal tersebut, Kepala Bappeda menyampaikan bahwa usulan pembangunan jalan hotmix menjadi yang paling banyak diajukan, namun pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.
‎‎
‎"Usulan jalan hotmix memang paling banyak. Tapi kita harus sesuaikan dengan prioritas dan kemampuan anggaran, tidak semua bisa langsung kita realisasikan sekaligus,"ungkapnya.

 

‎‎Dari sisi teknis, perangkat daerah terkait juga memberikan tanggapan sesuai dengan kewenangan masing-masing. Dinas PUPR menegaskan bahwa pembangunan jalan dan jembatan telah masuk dalam rencana kerja dan akan direalisasikan secara bertahap, termasuk melalui APBD Perubahan.

‎‎Sementara itu, terkait jaringan internet, pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah memetakan wilayah prioritas dan menyiapkan dukungan layanan, termasuk melalui penyediaan akses internet berbasis satelit di desa-desa prioritas.

‎‎Di sektor pariwisata, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola destinasi wisata, sehingga potensi yang ada dapat dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan.


‎‎Sementara itu, Dinas Pertanian memberikan perhatian khusus terhadap permasalahan penyakit padi yang disampaikan masyarakat. Pemerintah daerah melalui dinas terkait akan mendorong peningkatan peran penyuluh pertanian untuk turun langsung ke lapangan, melakukan identifikasi penyebab, serta memberikan solusi teknis kepada petani, termasuk terkait pengolahan lahan dan penggunaan benih.

‎Kegiatan Musrenbang ini juga dirangkaikan dengan diseminasi Sensus Ekonomi 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang akurat dan terbuka kepada petugas sensus yang akan melaksanakan pendataan pada Juni hingga Agustus 2026.

‎Melalui Musrenbang ini, diharapkan proses perencanaan pembangunan semakin terarah, partisipatif, dan berbasis data, sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pencapaian visi pembangunan daerah, yaitu “Terwujudnya KSB Maju Luar Biasa Menuju Transformasi Kesejahteraan Masyarakat Sumbawa Barat.”(nc/DiskominfoKSB)


Tags

 

About Us

Dengan terbentuknya PPID dan PLID, pemohon informasi sesuai dengan haknya dapat memperoleh informasi publik yang dihasilkan oleh Pemerintah KSB sesuai dengan ketentuan UU No. 14 Tahun 2008.


Jam Pelayanan

Waktu pelayanan PPID dilakukan dari Senin s/d Jumat mulai pukul 08.00 - 16.00 WITA. Informasi akan diberikan paling lama dalam waktu 10 (sepuluh) hari kerja dan dapat diperpanjang paling lambat 7 (tujuh) hari kerja berikutnya dengan memberikan dengan memberikan alasan secara tertulis.


Tags

Address

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat
Komplek KTC - Taliwang
Sumbawa Barat, NTB 84452
P: (0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765

Bülten


Adresimiz