Gerak Serentak Tekan Stunting, Wabup KSB Pimpin Launching di Jereweh
Sumbawa Barat — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melaksanakan launching Intervensi Serentak Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting yang dipusatkan di Posyandu Muhajirin, Desa Belo, Kecamatan Jereweh, Rabu (6/5/2026), sebagai bagian dari komitmen daerah dalam menekan angka stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Kegiatan dipimpin oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov, didampingi Ketua TP Posyandu Kabupaten Sumbawa Barat Khusnarti, S.Pd., M.M.Inov, Kepala Dinas Kesehatan dr. Carlof, M.MRS, Asisten Administrasi Umum dr. H. Syaifuddin, serta Kepala DP2KBP3A H. I Made Budi Artha, S.Sos., M.M.

Turut hadir perwakilan unsur Forkopimda, Kejaksaan Sumbawa Barat, serta perwakilan Dandim 1628/Sumbawa Barat dan Kapolres Sumbawa Barat. Hadir pula para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, camat se-Kabupaten Sumbawa Barat, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sumbawa Barat, Ketua TP PKK tingkat kecamatan, Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta kader Posyandu, kader PKK, Agen Gotong Royong (AGR), Babinkamtibmas, dan Babinsa.

Sebelum launching, seluruh kecamatan yang terhubung melalui Zoom menyampaikan laporan kondisi dan pelaksanaan Posyandu di wilayah masing-masing sebagai dasar pelaksanaan intervensi serentak.
Posyandu Muhajirin yang menjadi lokasi kegiatan juga mendapat apresiasi, mengingat capaian sebagai Juara 1 Lomba Posyandu Inovasi Terbaik Tingkat Provinsi NTB Tahun 2025, yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi Posyandu lainnya di Kabupaten Sumbawa Barat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TPPPS) Kabupaten Sumbawa Barat menyampaikan bahwa upaya penanganan stunting di Kabupaten Sumbawa Barat menunjukkan hasil yang positif, hal tersebut menjadi dorongan untuk terus memperkuat langkah melalui pendataan yang akurat, pelayanan kesehatan yang menyeluruh, serta intervensi gizi yang tepat sasaran bagi ibu hamil, balita, dan keluarga berisiko.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, termasuk Tim Penggerak PKK dan Agen Gotong Royong (AGR), dalam membantu kader Posyandu menggerakkan masyarakat agar hadir dalam pelayanan. Jika terdapat sasaran yang tidak hadir, maka perlu dilakukan kunjungan langsung ke rumah agar seluruh sasaran tetap terjangkau.

Selain itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat dengan melibatkan berbagai unsur di lapangan, sehingga setiap intervensi yang dilakukan dapat memberikan dampak nyata.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati turut menyampaikan rencana penguatan melalui program orang tua asuh bagi anak stunting yang akan melibatkan berbagai pihak untuk memberikan pendampingan langsung sesuai kebutuhan.

Mengakhiri kegiatan, Wakil Bupati secara resmi melakukan launching Intervensi Serentak Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kabupaten Sumbawa Barat, dengan harapan tren positif penurunan angka stunting dapat terus dipertahankan dan kerja kerja bersama semakin ditingkatkan.(DiskominfoKSB)
